Hoax Ternyata Bisa Menyenangkan Juga

~ 648 Viewsjp 335 pvc 0 GA 0 XQP 648 Views

A plane made an emergency landing on water. The stewardess asked the passengers to slide down to the lifeboats, but the passengers refused.

The stewardess then asked the captain to help. The captain, being very knowledgeable and experienced, guided her –

“You tell the Americans this is an ADVENTURE. Tell the British this is an HONOUR. Tell the French this is a ROMANTIC activity, and tell the Germans this is the LAW. Tell the Japanese this is an ORDER, and everyone will be sorted out.”

The stewardess remembered the flight had some passengers from India and Singapore too. “What about them,” she asked.

The captain laughed. “Easy. Just tell the Indians this activity is FREE.”

Can I convince the Pakistanis ???

Yes dear, just whisper, “This is a suicide mission”

“And what about the Singaporeans?”, she persisted.

The captain, taking a deep breath, patiently explained –

“You need not tell the SIngaporeans anything, my dear. Once they see a QUEUE, they will join it without questions.”

Luckily there is no joking for Indonesians.

But when I post this joke to my friends, they respon: Lho ada mas untuk orang Indonesia:

The stewardess then finally said to the captain,  oh almost I forgot sir, there are also some Indonesians on board, what should I tell them?

Sumber : Survei MASTEL 2017.

The captain grinned and then said:

“My dear, tell them, this is a hoax, they will joint us without thinking.”

Bagi orang Indonesia, semua bisa jadi guyonan, termasuk hal yang serius sekalipun. Saya pernah membaca berita seorang polisi menegur tukang becak karena memasuki jalan yang ada tanda dilarang masuk. Karena tukang becak itu tidak mau disalahkan dan ngeyel terus, polisinya emosi dan membentak: “Dasar goblok!”

Alih-alih marah, tukang becak itu membalas,

“Saya memang goblok. Kalau pandai, saya tidak mau jadi tukang becak, melainkan jadi polisi!”

Apa yang bisa kita petik dari dua kisah di atas?

Pertama, hoax yang begitu berbahaya ternyata bisa disikapi dengan lelucon. Kita bisa saja berkata bahwa ini lelucon yang tidak lucu. Oke, tetapi sindirannya itu yang luar biasa. Masyarakat kita memang gampang sekali menyebarkan hoax. Jika tersindir, diharapkan kita tidak termakan dan malah menyebarkan hoax. Ungkapan bijak tentang hoax yang saya sukai: “Hoax diciptakan oleh orang cerdas yang jahat dan disebarkan oleh orang baik hati yang bodoh.”

Kedua, bisa jadi teguran yang halus lewat humor bisa membuat kita berubah.

Ketiga, mari tunjukkan kepada masyarakat dunia bahwa kita adalah bangsa yang cerdas yang tidak gampang terhasut oleh hoax dengan menghentikan peredarannya.