TIHAN TIDAK TIDUR

Diambil dari buku: 100 Wisdoms For Today – Xavier Quentin Pranata
Untuk pemesanan buku-buku Xavier Quentin Pranata, Hubungi SMS/WA Vera 0838 5475 4408

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau’” (Ibrani 13:5).

Belakangan ini banyak orang yang bingung dan sedih karena uangnya yang ditaruh di saham tidak menentu nasibnya. Seorang sahabat saya yang baru saja menanam uangnya sebesar $500,000 dolar masih dilanda kesedihan yang luar biasa. “Padahal, kurang tiga hari lagi uang saya seharusnya cair,” ujarnya dengan nada lirih.” Terus terang saja, saya ikut sedih. Siapa yang tidak sedih jika sahabatnya mengalami kerugian besar? Bukankah penulis Amsal berkata: “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran” (Amsal 17:17).

Saya jadi teringat sekitar dua tahun yang lalu, saya pun pernah ditawari untuk menanamkan uang saya—yang hanya sedikit—ke sebuah perusahaan internasional yang katanya bisa menjalankan uang dengan baik. Prospektusnya bagus dan profesional. Namun, setelah saya baca bahwa bunga yang diberikan oleh perusahaan itu begitu tinggi, saya undur diri. Saya merasa tawaran itu terlalu bagus untuk saya percayai. Akhirnya dengan halus tawaran itu saya tolak. Dugaan saya benar. Setahun kemudian perusahaan itu gulung tikar.

Kekasih Tuhan, Firman Tuhan memang menyuruh kita untuk mengembangkan talenta kita. Perumpamaan tentang talenta menegaskan: “Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya” (Matius 25:27). Meskipun demikian, kita harus tetap berhati-hati kepada siapakah uang kita itu kita percayakan. Bagaimanapun juga sektor riel, tanah dan emas tetap menjadi investasi yang paling aman, meskipun tidak menjanjikan keuntungan yang besar dalam sekejap. Bukankah apa yang kita peroleh dengan cepat cenderung untuk menguap dengan cepat pula? Karena itu mari kita bekerja semaksimal mungkin. Saya percaya, Tuhan tidak tidur. Dia tidak akan meninggalkan kita dan membiarkan kita. Percayalah.

Doa: Bapa, ajar aku untuk bijak mengelola uang agar aku bisa mengembalikan talante yang Engkau titipkan kepadaku.

Be Sociable, Share!