MATA BATIN: GADIS BUTA YANG BENAR-BENAR BUTA

Diambil dari Buku: 100 Touching Stories  – Xavier Quentin Pranata
Untuk pemesanan buku-buku Xavier Quentin Pranata, Hubungi SMS/WA Vera 0838 5475 4408

“Ada orang-orang buta yang bisa ‘melihat’ sampai ke relung jiwa, tetapi banyak orang yang melek yang justru buta akan keadaan sekitarnya.” Xavier Quentin Pranata

 Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada di sampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?”
Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik mataku.”

Untuk Direnungkan: Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kepada orang-orang yang menopang kita di saat kita lemah, tetapi begitu kita kuat, kita seringkali melupakan para penyangga itu. Sudahkah Anda berterima kasih kepada orang-orang yang berjasa kepada Anda?

Untuk Dilakukan: “Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah” (2 Korintus 4:3-4).

Be Sociable, Share!