KEBODOHAN KEPITING

Diambil dari buku 100 Inspiring Stories – Xavier Quentin Pranata

“Jika kita mengangkat teman kita naik ke atas, tinggal tunggu waktunya Tuhan ganti mengangkat kita.” Xavier Quentin Pranata

 Ketika saya diundang untuk berbicara di depan pimpinan dan karyawan sebuah perusahaan air minum, malam harinya saya mengobrol dengan manajernya di sebuah warung kopi. Karena tahu bahwa saya suka menulis kisah-kisah, terutama motivational stories, manajer keuangan itu berkata: “Pak Xavier, saya punya kisah yang mungkin cocok dimasukkan ke buku Bapak berikutnya.”

Dia lalu menceritakan tentang pengalaman seorang temannya. Temannya—sebut saja Budi—itu  melihat seorang nelayan pulang sambil membawa tangkapan banyak kepiting di dalam keranjang. Yang menarik, keranjang itu tidak ada tutupnya.

“Lho, Pak, apakah kepiting itu tidak mencoba untuk keluar dari keranjang?” tanya Budi kepada nelayan.

“O iya,” jawab nelayan itu, “tetapi mereka tidak bisa keluar.”

“Kok bisa?”

“Karena setiap kali ada seekor kepiting yang mencoba naik  ke atas, teman-temannya langsung menariknya kembali ke bawah,” ujar nelayan itu.

Kisah Budi dan nelayan itu mengingatkan saya betapa jahatnya intrik-intrik yang terjadi di dalam perusahaan. Banyak karyawan yang iri jika ada temannya naik jabatan atau mengalami promosi. Dengan berbagai cara mereka ingin menjatuhkan rekan sekerjanya itu.

Point to Ponder: Apakah Anda pernah merasakan pengalaman seperti itu? Apakah Anda berada di sisi korban atau di sisi pelaku? Jika Anda di sisi korban, bagaimana perasaan Anda jika karier Anda terganjal justru oleh teman-teman sekantor? Jika Anda di sisi pelaku, mengapa Anda melakukan semua itu?

Action to Take: “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya” (Galatia 6:7).

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *