COBAAN: PERGUMULAN DI KELAS

Diambil dari buku: 100 Kisah Yang Menggugah Hati Anda – Xavier Quentin Pranata
Untuk pemesanan buku-buku Xavier Quentin Pranata, Hubungi SMS/WA Vera 0838 5475 4408

Setiap saat upaya bertahan terhadap pencobaan adalah kemenangan. (Frederick W. Faber)

cheatingDi sebuah sekolah di Amerika Serikat, ada dua anak yang memiliki kemampuan berbeda. Joe adalah seorang anak yang pandai aritmatika, tetapi jelek di bidang ejaan. Mabel adalah seorang yang pandai ejaan, tetapi payah di aritmati­ka. Pada saat ujian berlangsung, Joe lupa beberapa kata dan penggoda berkata, “Lihat saja pekerjaan Mabel; dia benar semua!”

Oleh karena itu, Joe mencontek beberapa kata dan guru melihat perbuatannya. Mabel ingin menegur Joe setelah ujian usai, karena dia tahu bahwa Joe sebenarnya adalah orang yang jujur. Ketika ujian usai, kertas ujian harus dikumpulkan. Seorang anak laki-laki yang bertugas mengumpul­kan kertas ulangan mendekati meja Joe. Joe meng­ambil kertas ulangannya, tetapi tidak memberikan­nya kepada anak itu. Sebaliknya dia merobek-robeknya dan berkata, “Saya tidak bisa mengerja­kannya!”

Mabel tahu Joe lebih senang mendapat nilai kosong ketimbang menyerahkan kertas ujian yang tidak jujur. Ketika sekolah usai, Mabel memanggil Joe dan berkata, “Saya melihat pergumulanmu tadi, dan saya bangga dengan seorang anak laki-laki yang mampu mengalahkan cobaan.” (The Water Lily)

”Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Kor. 10:13)

 

Be Sociable, Share!