ANAK RAJA: Hidup sebagai Anak-anak Terang

Diambil dari Buku: 100 Kisah Yang Menggetarkan Jiwa Anda – Xavier Quentin Pranata
Untuk pemesanan buku-buku Xavier Quentin Pranata, Hubungi SMS/WA Vera 0838 5475 4408

Kita diciptakan sesuai dengan gambar Allah, oleh karena itu marilah kita hidup menurut gambar itu! ‑ Xavier Quentin Pranata

Ada sebuah kisah tentang seekor singa yang tersesat setelah dilahirkan. Untungnya, dia diselamatkan dan dibesarkan oleh seekor induk domba. Induk domba itu membesarkannya sama seperti membesarkan anak-anaknya. Induk domba itu mengajarnya makan rumput dan, meskipun gigi anak singa itu tumbuh besar dan otot rahangnya kuat, tetapi singa itu terus makan rumput. Induk domba juga mengajarnya me­ngembik seperti seekor domba.

Meskipun paru-parunya besar dan kuat, anak si­nga itu tetap mengembik. Dan, tentu saja induk dom­ba juga mengajarinya cara berjalan. Meskipun anak singa itu berjingkat-jingkat lucu seperti anak-anak domba lainnya, namun dia merasa bahwa kakinya terlalu kuat untuk melakukan pekerjaan seperti itu.

Suatu hari, setelah tumbuh menjadi singa yang kuat dan dewasa, singa itu bertemu dengan serom­bongan singa. Singa itu memperhatikan bagaimana mereka mengaum begitu dahsyat dan berlari dengan kencang dan gagah. Rombongan singa itu memberi­nya sepotong daging, dan ketika mencicipinya, singa itu merasa bahwa makanan ini jauh lebih enak dari­pada rumput. Dia merasakan betapa nikmatnya me­ngunyah daging. Singa itu bahkan bisa meremukkan tulang yang digigitnya. Singa itu kemudian sadar. “Saya seekor singa!” ujarnya dan dia berlari kembali untuk memakan semua domba yang ada … Oh, tidak! Ceritanya tidak berakhir dengan kesedihan seperti itu. Singa itu berlari dan bergabung dengan singa-si­nga yang lain. (Jim Burns dan Greg McKinnon, “The Sheep ‑ Lion.”)

“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.” (Ef. 5: 8)

Be Sociable, Share!