NEW RELEASE

 

Ada potensi unik yang Tuhan taruh dalam diri kita masing-masing. Bagian kita adalah menemukan, membangkitkan, dan melejitkan potensi tersebut.

Ada banyak ide dan pengalaman yang bisa digali dari sekitar kita untuk kita bisa mengembangkan potensi kita. Buku ini adalah salah satu sumber ide tersebut.

Bersama firman Tuhan dan melalui beragam kisah dalam buku yang berisi 366 renungan ini, temukanlah momen dan titik balik di mana Anda dapat menemukan dan mengembangkan potensi unik Anda.

Telah terbit…. Buku terbaru Xavier Quentin Pranata… 366 Renungan untuk menemukan, membangkitkan, dan melejitkan potensi pribadi.

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi Vera (08385 475 4408) atau www.xavierquentin.com

 

Posted in New Release | Leave a comment

LABA-LABA

Diambil dari buku: 100 Ngakak Anak (Xavier Quentin Pranata)

Ina dan Joko saat istirahat sedang makan di kantin, ia melihat 2 ekor laba-laba di balok atas, yang satu hitam dan yang satu putih.

Ina: “Hai, coba tebak mana yang jantan dari ke-2 laba-laba itu?”

Joko: “Saya kira yang hitam”

Ina: “Saya kira yang putih!”

Joko: “Yang hitam!”(ngotot)

Ina: “Yang Putih!”(ngotot juga)

tiba-tiba guru datang,

Guru: “Kalian ngeributin apa sih?”

Ina: “Guru lihat laba-laba di atas? Coba tebak mana yang jantan dan mana yang betina?”

Guru: “Ngga ada kerjaan … masa masalah sepele saja diributkan! Jawabannya mudah sekali … di sebelah jantan adalah betina dan di sebelah betina adalah jantan!”

Posted in Humor | Leave a comment

JOHN PAUL GETTY: WARISAN KEDERMAWANAN

Diambil dari buku: Extraordinary Life (Xavier Quentin Pranata)

Ketika banyak orang merayakan Valentine’s Day, sedikit sekali yang mengetahui siapa sih Valentine itu? Kita menikmati warisannya tetapi melupakan pewarisnya. Demikian juga dengan John Paul Getty. Jika kita pernah berjalan-jalan ke Museum Getty di Malibu, Kalifornia, kita akan menyaksikan karya-karya seni terbaik yang dikumpulkannya. Bukan hanya itu, sebagian orang yang kekurangan amat tertolong oleh kedermawanannya.

Siapa sih John Paul Getty. Orang—terutama kaum profesi dan pebisnis—mengenalnya lewat karyanya yang fenomenal dan monumental How To Be Rich. Sesuai judulnya, dia tidak mengajarkan bagaimana cara memperoleh kekayaan tetapi bagaimana hidup sebagai orang kaya. Ayahnya, George Getty, dibesarkan oleh sebuah keluarga petani miskin di Ohio. Ia diberkati Tuhan dengan isteri yang bijaksana. Berkat dorongan isterinya, dia berhasil menyelesaikan sekolah hukum dan menjadi pengacara top di Minneapolis. Jasa konsultasi hukumnya laris manis di tengah booming minyak di Oklahoma.

Buruh yang Kuliah di Oxford

Di masa seperti inilah John Paul Getty dilahrikan pada tahun 1892 sebagai anak tunggal. Meskipun anak orang kaya, Getty tidak mau hidup bermewah-mewah. Dia bahkan mau magang sebagai buruh pelabuhan di sebuah ladang minyak yang saat itu dipenuhi oleh orang-orang yang kasar. Setelah itu dia kuliah di Oxford University selama dua tahun di Inggris dan kembali ke Amerika Serikat.

Meskipun mempunyai cita-cita sebagai diplomat, Getty akhirnya memutuskan untuk menjadi pebisnis di usianya yang masih relatif muda, yaitu 22 tahun. Ia berprofesi sebagai wildcatter (pengebor dan spekulan minyak independent). Dia begitu sukses sehingga dalam waktu dua tahun saja dia sudah menjadi jutawan. Dia memutuskan untuk pensiun muda pada usia 24 tahun.

Ketika booming minyak beralih ke Kalifornia, Getty berinvestasi di biang perminyakan di dekat Los Angeles dan sukses. Namun, pada tahun 1930 dia ditinggal mati oleh ayahnya. Banyak orang yang mengatakan bahwa dia mendapatkan warisan 15 juta dolar, padahal, sesungguhnya dia hanya memperoleh setengah juta dolar.

Pada tahun itu pula, Getty mulai berinvestasi di banyak bidang, meskipun tetap pada core competence-nya di dunia minyak. Ketika terjadi Era Depresi dan saham-saham minyak meluncur jatuh, Getty justru membeli saham-saham itu. Dia benar-benar orang yang berani keluar dari kerumunan. Saat orang ramai menjual saham dengan panic, dia justru membelinya. Kiatnya ini terbukti berhasil. Saham minyak itu kembali melambung.

Tiga Ribu Permintaan Sumbangan

Pada tahun 1957 majalah Fortune menyebutnya sebagai orang terkaya di Amerika Serikat dengan total kekayaan sekitar satu milyar dolar. Ada gula, ada semut. Dalam satu minggu, dia bisa menerima surat permintaan sumbangan sebanyak 3 ribu pucuk. Apa sih warisan Getty yang bisa kita pelajari?

Pertama, seperti kendaraan off road, dia berani membuka jalan ketika tidak ada jalan. Ketika Pierre Hotel di New York mengalami kesulitan, dia berani membelinya. Meskipun mengalami banyak masalah selama 15 tahun, dia berani mengambil alih Tidewater Oil Company yang saat itu merupakan perusahaan minyak terbesar di Amerika. Bukan hanya itu, dia berani berinvestasi sebesar12 juta dolar untuk konsesi minyak di Arab Saudi. High risk, high gain.

Kedua, berani menerima kritikan. Dia bahkan mengundang seorang sosialis yang berani bicara blak-blakan di rumah mewahnya di Sutton Place di luar London.

Ketiga, agar tidak stress, dia pun suka mengumpulkan benda seni yang sampai sekarang bisa kita lihat di Getty Museum di Malibu, Kalifornia. (Disarikan dari 50 Success Classics, Tom Butler-Browdon, BIP, 2005).

Posted in Inspirasi | Leave a comment

LENGKUNGAN YANG BIKIN HAPPY

Diambil dari buku: 100 Wisdom For Today (Xavier Quentin Pranata)

“Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka” (Ayub 29:24).

Selesai mengisi kebaktian di sebuah dealer otomotif, saya iseng-iseng membaca baliho yang ditujukan untuk pelanggan bengkel besar itu. Dengan huruf besar dan warna mencolok di baliho itu tertulis: “Jika petugas kami tidak bisa memberikan Sapa, Senyum dan Terima kasih, Anda berhak mendapat souvenir dari kami!” Rupanya, pemiliknya ingin memastikan bahwa para karyawannya melakukan ketiga hal itu.

Senyuman, meskipun sederhana, banyak sekali manfaatnya. Bahkan saya bisa mengatakan, senyuman adalah lengkungan yang meluruskan banyak hal. Ketika ada pelanggan complaint, jika kita tersenyum, maka pelanggan itu merasa dihargai. Namun, jika kita bersitegang dengannya, dia bisa bertambah marah. Bukan hanya itu, saya pun sering bergurau bahwa dua lengkungan kuning bisa memuaskan perut yang lapar. Apa itu lengkungangan kuning? Jangan pura-pura ah. Hampir setiap kita mengenal McD!

Kekasih Tuhan, saya terus terang saja kagum dengan pemilik McDonald. Ray Kroc pernah berkata, “If you work just for money, you’ll never make it, but if you love what you’re doing and always put the customer first, success will be yours!” (Jika Anda bekerja hanya untuk uang, Anda tidak akan berhasil, namun jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan dan menempatkan pelanggan sebagai yang utama, keberhasilan pasti menjadi miliik Anda!” Setuju? Mari tersenyum dan lihat, dunia akan tersenyum kepada Anda.

Doa: Bapa, aku sungguh gembira hari ini karena Engkau membuatku tersenyum. Terima kasih atas hari yang baik ini.

Posted in Inspirasi | Leave a comment

IKUT SIAPA?

Diambil dari buku: 100 Humor Suami Istri (Xavier Quentin Pranata)

Sepasang suami istri sudah berumah tangga selama 10 tahun dan dikarunia 4 orang anak. Karena ada suatu masalah maka pasangan tersebut terlibat dalam suatu pertengkaran hebat. Dan begitu hebatnya maka akhirnya sang istri kesal dan berkata,

Istri: “Pak, kalau begini caranya lebih baik kita cerai aja.”

Suami: “Oke, kalau itu maunya mama.”

Istri: “Sekarang kita tanya anak-anak mau ikut siapa?”

Suami: “Baik, Amin kamu mau ikut siapa?”

Amin: “Mau ikut mama aja.”

Suami: “OK, sekarang Budi, kamu mau ikut siapa?”

Budi: “Budi mau ikut mama aja, Pak.”

Suami : “Baik, sekarang Dani, kamu mau ikut papa atau mama?”

Dani : “Dani mau ikut mama.”

Suami : “OK…OK…tidak apa-apa, sekarang terakhir Enny, kamu mau ikut siapa?”

Enny : “Enny mau ikut mama juga ah”

Suami : “Aduh, kalau gitu papa mau ikut mama juga ah!”

Posted in Humor | Leave a comment

CHILDISH DAN CHILD-LIKE

Diambil dari buku: 100 Kisah Cekak Yang Membuat Bijak (Xavier Quentin Pranata)

“Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: ‘Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah’” (Markus 10:14).

Suatu petang saya sedang menghadiri pesta seorang teman. Karena bosan di dalam, saya keluar dari restoran itu dan menikmati udara malam. Di taman restoran yang cukup luas itu saya melihat seorang baby sitter sedang mengendong anak yang lucu sekali. Karena saya suka dengan anak-anak, saya dekati suster itu dan saya ulurkan tangan saya untuk mengendong bayi itu. Anehnya, pengasuh bayi itu langsung memberikan bayi itu untuk saya gendong. Yang luar biasa, anak itu mau juga saya gendong. Dia tidak menaruh syak wasangka apa pun terhadap saya.

Saya ajak anak itu jalan-jalan keliling taman. Tidak lama kemudian, saya mendengar suster itu ditanya seorang ibu, “Adik mana?” Dari balik pepohonan saya mendengar pengasuh bayi itu menjawab, “Tadi digedong oleh seorang bapak.” “Lho, bapak siapa? Kok kamu berikan?” suara ibu itu mulai panik. Karena melihat situasinya mulai tidak enak, saya segera keluar dari pepohonan. Begitu melihat anak itu aman di gendongan saya dan tampak bergembira, sikap ibu itu berubah. “Oh silakan saja Pak. Tidak apa-apa,” ujarnya sambil pergi lagi.

Kekasih Tuhan, kita bisa membandingkan sikap anak-anak itu dengan si ibu. Ibu itu merasa khawatir anaknya diculik dan ini sangat bisa dipahami. Namun, sikap anak itulah yang luar biasa. Dia tidak merasa khawatir apa pun. Kepolosan sikap seorang anak inilah yang disukai Tuhan Yesus. Dia tidak memiliki prasangka buruk. Meskipun demikian, ada sifat yang Tuhan tidak senangi, yaitu kekanak-kanakan. Mari kita ganti sifat childish menjadi child-like. Setuju?

Doa: Bapa, aku mengucap syukur karena Engkau menerimaku apa adanya.

Posted in Kisah | Leave a comment

NEW RELEASE

 

Anda sibuk dan tidak punya cukup waktu untuk membaca buku? Sesibuk apapun, Anda tetap memerlukan bacaan untuk menyegarkan pengetahuan dan jiwa Anda. Itu sebabnya Anda memerlukan bahan bacaan yang dikemas dalam bentuk percikan dan permenungan pendek. Meskipun pendek, di dalamnya ada pesan yang bisa kita petik dan jadikan pelajaran.

 

100 Kisah Cekak yang Membuat Bijak menjawab kebutuhan Anda akan bacaan pendek, tetapi sarat makna. Buku ini memuat percikan dan permenungan yang bersifat inspirasional dan motivasional. Kisah–kisah di dalamnya mungkin sering Anda jumpai di sekitar Anda. Yang menarik, kisah-kisah sederhana dan kita anggap remeh bila ditelusuri sering kali mengandung pelajaran hidup yang berharga. Kisah-kisah yang dirangkum penulis ini akan mencerahkan hati dan jiwa Anda.

Posted in New Release | Leave a comment

NEW RELEASE

 

CD berisi renungan, kesaksian, dan lagu-lagu pujian persembahan bersama Pdt. Samuel Sianto, Ps. Xavier Quentin Pranata, Ev. Daniel Setiawan, Ev. Gideon Bahterayuda, Andre Setiawan, dll yang akan memberkati setiap telinga yang mendengarkan.

Bagikan untuk teman/saudara kita agar menjadi berkat bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang yang kita kasihi.

Untuk Pemesanan hubungi: www.xavierquentin.com atau Vera ( 08385 475 4408)

Posted in Umum | Leave a comment

KASIH DAN HELM

 (Diambil dari 100 Inspiring Stories – Xavier Quentin Pranata)

100 Inspiring Stories – One Of Platinum Books By Gramedia Bookstore!

 “Seringkali kita justru mengetahui seberapa besar kasih seseorang setelah orang itu meninggalkan kita untuk selama-lamanya.” Xavier Quentin Pranata

Seorang perempuan dan laki-laki sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan dengan sebuah motor.

Perempuan: ”Pelan-pelan, aku takut.”
Laki-Laki: ”Tidak, ini menyenangkan.”
Perempuan: ”Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut!”
Laki-Laki: ”Baik, tapi katakan dulu bahwa kau mencintaiku.”
Perempuan: ”Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya!”
Laki-Laki: ”Sekarang beri aku pelukan yang erat. (Lalu Perempuan itu memeluknya)  Bisakah kamu melepas helmku dan kamu pakai? Helm ini sangat mengganggu saya!” (Perempuan itu pun menurutinya)

Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem-nya blong. Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat.

Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan, laki-laki itu menyadari bahwa rem motor mereka rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tahu. Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya dan merasakan pelukannya, karena dia tahu itu untuk terakhir kali baginya. Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup walaupun itu berarti bahwa ia yang akan mati.

Point to Ponder: Sebesar apa cinta Anda terhadap orang yang Anda kasihi? Ukurannya bukan sebesar apa Anda menyerahkan nyawa Anda, tetapi juga sebesar apa Anda menyerahkan hati Anda, meskipuni itu membuat Anda sakit.

Action to Take: “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yohanes 15:13).

Posted in Kisah | Leave a comment

One Of Platinum Books By Gramedia Bookstore!

Memang bukunya Pak Xavier buagusssss…. Dibaca 10x pun tetep bagusssss

Gbu pak? U r my inspiration!

 

Posted in Umum | Leave a comment